Ramadhan – Bagaimana Orang Turki Merayakan Ramadhan?

Ramadhan - Bagaimana Orang Turki Merayakan Ramadhan?

Ramadhan - Bagaimana Orang Turki Merayakan Ramadhan?

Ramadhan adalah bulan yang khusus bagi umat Islam di seluruh dunia seperti waktu tidak hanya untuk puasa tetapi juga untuk doa menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan meminta maaf dan memberi kepada orang miskin. Di Turki hari ini disebut Ramadhan bukan Ramadhan seperti yang biasa disebut di negara-negara Muslim lainnya.

Sebagian besar dari kita di barat menyadari bahwa umat Islam berpuasa selama Ramadhan. Makan dan minum hanya diijinkan sebelum sholat subuh dan setelah doa malam. Namun bukan hanya makan dan minum yang dilarang merokok seks berkelahi marah cemburu berbohong arogansi dan kebanggaan juga dilarang. Dengan melakukan ini diharapkan bahwa umat Islam akan belajar kontrol diri dan dapat melaksanakan ini sepanjang sisa tahun ini.

Selama Ramadhan hari dimulai sangat awal. Makan sarapan disebut sahur dan dimakan sebelum sholat subuh sering membutuhkan pengikut untuk bangun dan menyiapkan makan pagi di . Hal ini kemudian dilarang lewat apa pun melalui bibir sampai doa malam sekitar pukul malam. Jadi pengikut kadang-kadang pergi tanpa makanan selama jam.

Untuk bangun pada waktunya untuk makan sahur drumer bangun lingkungan drum beat berulang. Kota kadang-kadang mengadakan kompetisi untuk memilih drummer paling berbakat sebelum dimulainya liburan. Pada akhir liburan drummer berjalan di sekitar lingkungan masing-masing dan meminta uang untuk melakukan layanan mereka.

Pada siang hari mengambil Hatim Mukabele pembacaan Al-Qur an tempat di masjid-masjid di seluruh kota maupun di rumah. Orang mungkin mampir pada waktu masjid setiap siang hari untuk mendengar pembacaan. Pada malam hari stasiun televisi mulai program siaran Ramadhan. Dimulai sekitar dua jam sebelum buka puasa yang berbuka puasa setiap hari Hatim Mukabele disiarkan di TV.

Makan malam disebut Iftar dan dikonsumsi setelah doa malam. Keluarga dan teman-teman biasanya akan berkumpul di rumah masing-masing untuk makan besar terdiri dari makanan Ramadhan tradisional. Kadang-kadang makanan ini tidak siap selama sisa tahun ini.

Sepanjang Ramadhan Kota umumnya berpartisipasi dengan mendirikan tenda iftar untuk menyediakan makan malam bagi kaum miskin. Mereka diberi sup daging sayuran nasi atau pasta tanggal zaitun dan makanan penutup. Seperti waktu buka puasa semakin dekat tenda-tenda penuh dengan jamaah menunggu dengan sabar panggilan untuk doa malam yang menandakan bahwa matahari telah terbenam dan makanan dapat dimakan.

Pada malam doa khusus yang disebut Tarawih dilakukan setelah doa malam reguler. Hal ini dapat dilakukan di rumah sendiri atau sebagai bagian dari jemaat di masjid. Hal ini hanya dilakukan oleh muslim Sunni yang percaya bahwa adalah instruksi Nabi Muhammad yang ditentukan sebagai sarana pengampunan dosa.

Muslim juga diharapkan untuk berpartisipasi dalam suatu jenis amal yang disebut sedekah . Amal ini diberikan pada akhir Ramadhan. Secara tradisional sumbangan yang dibuat dalam bentuk produk makanan atau makanan tetapi juga mungkin untuk membuat sumbangan uang tunai. Mereka yang tidak memiliki sangat banyak memberikan kenyamanan dapat melakukan layanan atau tawaran karena semua dianggap sedekah. Mereka memberikan sumbangan uang tunai harus memberikan dari pendapatan mereka kepada seseorang yang mereka tahu adalah membutuhkan. Sumbangan sering diberikan langsung ke masyarakat orang atau desa tetapi dapat diberikan melalui perantara seperti amal terorganisir atau masjid.

Untuk penduduk Istanbul banyak Ramadan adalah saat yang menyenangkan yang akan dinikmati dengan orang asing teman keluarga dan bahkan. Setiap malam orang banyak berkumpul di Sultanahmet Square rumah dari Sofia Aya terkenal dan Masjid Biru untuk bergabung kegiatan yang disediakan oleh Pemerintah Kota dan berbagi dalam rasa kebersamaan. Orang biasanya mulai mengumpulkan sekitar delapan di malam hari yang merupakan waktu yang biasa untuk Iftar khas Ramadhan atau makan malam. Perayaan biasanya dimulai dengan bacaan dari Al-Qur an dan konser musik sufi sering dilakukan.

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s