Ramadhan – Ramadhan, puasa dan Siklus Kehidupan

Ramadhan - Ramadhan, puasa dan Siklus Kehidupan

Ramadhan - Ramadhan, puasa dan Siklus Kehidupan

Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam kalender Islam dan meskipun nama bulan sebelum Islam Ramadan mengambil makna khusus karena menjadi waktu yang ditentukan dari tahun di mana untuk memperingati wahyu Al-Qur an. Seperti Kippur Yom Yahudi dan Kristen Prapaskah Ramadhan adalah waktu penebusan waktu menjadi lebih dekat kepada Allah dan datang bersama sebagai sebuah keluarga besar orang percaya. Tidak seperti Yom Kippur dan Prapaskah Ramadhan bukan ketaatan musiman.

Kalender lunar Islam dan oleh karena itu bulan bermigrasi sepanjang musim pergeseran mundur sekitar dua minggu per tahun. Apa ini berarti dalam hal praktis adalah bahwa selama seumur hidup normal umat Islam akan mengamati Ramadhan tiga atau empat kali di tengah musim dingin jumlah yang sama kali pada pertengahan musim panas dan tentu saja pada setiap saat sepanjang tahun.

Puasa tidak diketahui oleh orang Arab pra-Islam sebagai alat ketaatan agama dan hal ini tentunya aspek akrab praktek Yahudi dan Kristen. Selama Ramadhan umat Islam berpantang dari makanan air hubungan seksual dan ekses lain dari matahari terbit sampai terbenam. Mereka mempertahankan siklus normal mereka sholat lima kali per hari dan mereka menambahkan doa-doa khusus setiap malam selama bagian dari Al-Qur an dibacakan sehingga selama bulan kitab seluruh dibaca. Dalam referensi langsung ke puasa selama bulan Ramadhan Alquran menyatakan Tuhan menginginkan kemudahan bagi Anda tidak kesulitan . Akibatnya anak-anak orang sakit orang tua wisatawan dan wanita haid tidak diwajibkan untuk berpuasa.

Puasa selama sebulan mungkin muncul ekstrim untuk beberapa orang tapi Islam mengambil pandangan yang sangat hidup yang seimbang dengan fokus pada jangka panjang. Perjuangan untuk mendapatkan melalui hari tertentu seimbang dengan makan malam yang biasanya dirayakan secara komunal. Demikian pula puasa melalui hari-hari musim panas yang panjang yang seimbang dalam waktu satu dekade dengan kegelapan lagi musim dingin.

Ayah saya selalu berkata bahwa Anda tidak harus makan karena Anda lapar Anda harus makan sehingga Anda tidak mendapatkan lapar. Muslim tidak berpuasa untuk menghilangkan diri dari makanan air dan kenyamanan kehidupan lainnya Muslim cepat sehingga mereka tidak akan kehilangan karunia Allah sepanjang hidup ini dan dalam kehidupan yang akan datang.

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s